Senin, 18 Agustus 2014

Hutan Lereng Gunung Lawu Kebakaran



Foto Ilustrasi

Bisnis.com, MAGETAN - Kebakaran hutan di lereng Gunung Lawu di perbatasan Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah sejak beberapa hari terakhir, diduga dipicu oleh api unggun yang ditinggalkan oleh pendaki.

"Api unggun tersebut belum padam sempurna akhirnya api menjalar ke semak-semak dan meluas kemana-mana," ungkap Asper BKPH Lawu selatan, KPH Lawu Ds, Marwoto.
Menurut dia, titik kebakaran terdapat di petak 73, RPH Sarangan, BKPH Lawu Selatan, KPH Lawu Ds atau tepatnya di Pos 5 dari lima pos jalur pendakian melalui Cemoro Sewu di Plaosan, Kabupaten Magetan.

Kering dan panas membuat api cepat menjalar. Hingga kini fupaya pemadaman masih dilakukan Perhutani dan pihak terkait lainnya.

Dia menilai banyak faktor penyebab kebakaran hutan di lereng Gunung Lawu, antara lain keteledoran pendaki membuang puntung rokok sembarangan atau bekas perapian yang tidak dimatikan sempurna yang dapat memicu kebakaran.

Penyebab lainnya adalah faktor alam seperti akibat gesekan ranting kering yang bisa mengakibatkan titik api dan kebakaran.

Hingga kini, Perhutani KPH Lawu Ds masih menutup jalur pendakian Gunung Lawu, baik untuk jalur pendakian melalui pintu Cemoro Sewu di Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, maupun pintu Cemoro Kandang di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

"Jalur pendakian ditutup hingga batas waktu yang belum ditentukan. Hal itu demi keselamatan para pendaki sendiri," katanya.

Berdasarkan data Humas Perhutani KPH Lawu Ds, kebakaran besar pernah terjadi di kawasan hutan Gunung Lawu pada 2002, 2006,2009 dan 2012.

Sumber : Newswire
Editor Yusran yunus

PESAN MORAL BAGI KITA : JANGAN TINGGALKAN PERAPIAN SEBELUM PADAM, SERTA JANGAN MEMBUANG PUNTUNG ROKOK SEMBARANGAN.

SALAM ALAM INDONESIA

Jumat, 15 Agustus 2014

DIRGAHAYU INDONESIA-KOE


MERAH PUTIH TERUSLAH KAU BERKIBAR
DI UJUNG TIANG TERTINGGI
DI INDONESIA-KOE INI......

SALAM ALAM INDONESIA

MEEERDEEEEKAAA.......!!!!

Jumat, 23 Mei 2014

PENDAKIAN MERAPI KEMBALI DI BUKA ( STATUS GUNUNG DARI WASPADA KEMBALI KE AKTIF NORMAL)


Pendakian Merapi di kawasan Watu Gajah ( foto doc.JG )

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA --  Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta menurunkan status aktivitas Gunung Merapi dari Waspada menjadi aktif normal pada Jumat (23/5) petang ini. 

Penurunan status ini dilakukan karena aktivitas vulkanik gunung terus mengalami penurunan dalan satu pekan terakhir.

Kepala BPPTKG Yogyakarta, Subandriyo mengatakan, dalam sepekan terakhir aktivitas kegempaan dari perut gunung tersebut terus mengalami penurunan.

"Suara dentuman maupun gemuruh juga sudah tidak terdengar, sehingga status kita turunkan menjadi normal," ujarnya.

Dengan penurunan status ini jalur pendakian Merapi kembali dibuka. Namun kata dia, pendaki hanya diperbolehkan sampai Pasar Bubrah atau satu kilometer di bawah puncak.

Meskipun status Merapi sudah diturunkan menjadi Normal, namun BPPTKG tetap mengimbau kepada masyarakat yang tinggal di kawasan rawan bencana (KRB) tetap waspada.

Red: Hazliansyah
Rep: Yulianingsih

Jumat, 16 Mei 2014

Kintamani Panorama Mempesona di Pulau Bali



Danau Batur

  Berwisata ke Pulau Bali seakan tidak akan lengkap tanpa obyek wisata yang satu ini.  Kintamani merupakan salah satu Obyek wisata Favorit di Pulau Bali, jalan yang berliku dengan pohon-pohon cemara di kanan kirinya membuat semakin indahnya panorama. Jalur menuju ke Kintamani kondisinya cukup baik dan terawat, hingga memudahkan siapa saja yang akan menuju objek wisata ini.

"SEDEKAH GUNUNG'' SEBUAH KEARIFAN LOKAL WARGA DI LERENG GUNUNG MERAPI


Tarian Tradisional Sedekah Gunung Merapi

Desa mawa cara-negara mawa tata adalah pemahaman sederhana dalam Budaya masyarakat Jawa pada umum-nya. Hal ini secara sederhana dapat di artikan Desa memiliki peradaban dan Negara memiliki peraturan.

Senin, 12 Mei 2014

KETEP PASS ( PANORAMA INDAH DI KAKI MERBABU DAN MERAPI)


Ketep Pass memiliki Panorama yang sangat indah  oleh karena-nya objek wisata ini merupakan salah satu objek wisata andalan propinsi Jawa Tengah. Udara yang sejuk semakin membuat betah siapa saja yang datang mengunjunginya. Ladang ladang sayuran yang hijau tersebar di segenap penjuru menambah asrinya panorama yang ada. hingga tak salah lagi bila Ketep Pass juga menjadi salah satu tempat Favorit bagi Kami anak-anak Jaya Giri'.

Jumat, 09 Mei 2014

KEGIATAN PENANAMAN / KONSERVASI OI KENDAL DI LERENG GUNUNG PRAU


Kenali dan Hargai Alam-mu, maka kamu akan Menghargai Hidupmu !!!

Alam merupakan aspek yang paling berharga dalam kehidupan manusia. Kita sebagai manusia sering melupakan bahkan mengabaikan dan memperlakukan alam dengan seenaknya hingga melupakan dampak yang bakal kita terima setelahnya.